Samsung Resmi Perkenalkan Galaxy A90 5G

 Samsung menambah daftar smartphone besutannya yang mendukung jaringan 5G. Hal itu diketahui setelah perusahaan resmi memperkenalkan Galaxy A90 5G.
Kehadiran smartphone ini sebenarnya sudah diketahui sejak beberapa waktu lalu. Galaxy A90 sekaligus menjadi perangkat kelas menengah pertama Samsung yang mendukung 5G.
Dikutip dari GSM Arena, Rabu (4/9/2019), smartphone ini dipersenjatai Snapdragon 855 dengan dua opsi RAM, yakni 6GB dan 8GB. Galaxy A90 5G menjalankan Android Pie dan memori internal 128GB.
Khusus untuk varian RAM 6GB, Samsung turut menyertakan slot microSD. Karenanya, memori varian ini masih dapat diperluas hingga 512GB

Smartphone ini memiliki layar Super AMOLED berukuran 6,7 inci dengan desain Infinity-U. Samsung menggunakan bahan berbahan kaca dengan pola geometrik unik untuk bodi bagian belakang.
Beralih ke sektor kamera, Galaxy A90 5G memiliki tiga kamera belakang yang terdiri dari lensa utama beresolusi 48MP, lensa ultra wide beresolusi 8MP, dan depth sensor 5MP.
Adapun urusan selfie diserahkan pada kamera depan beresolusi 32MP. Samsung menyertakan baterai berkapasitas 4.500mAh dengan dukungan fast charging 25W.
Sebagai tambahan, Galaxy A90 5G juga memiliki fitur Samsung DeX dan menjadikannya yang pertama dari lini Galaxy A dengan fitur ini. Sayang, belum ada informasi mengenai harga dan ketersediaan smartphone ini.

Samsung Buka Pre-order Galaxy Tab S6 dengan Banderol Rp 12 Juta

Sebelumnya, Samsung membuka pre-order tablet Galaxy Tab S6 sejak Senin kemarin (2/9/2019) hingga Minggu (8/9/2019).  
Konsumen Indonesia bisa melakukan pre-order secara langsung di situs web Samsung Indonesia dan sejumlah ritel penjualan online.
Selama masa pre-order, Samsung membanderol tablet ini seharga Rp 12 juta dan membundelnya dengan Book Cover Keyboard. Jika dibeli terpisah, aksesori Book Cover Keyboard ini dibanderol Rp 2,2 juta.
"Konsumen nanti (setelah pre-order) tetap bisa beli Book Cover Keyboard ini secara terpisah," kata IT & Mobile Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Selvia Gofar, di Jakarta, Selasa (3/9/2019).
Samsung bekerja sama dengan sejumlah ritel online untuk pre-order Galaxy Tab S6 yakni Blibli, Bhinneka, dan JD.id. Setelah itu, perusahaan baru akan merilis Galaxy Tab S6 secara lebih luas mulai 12 September 2019.

Spesifikasi Galaxy Tab S6

Galaxy Tab S6 melenggang dengan layar Super AMOLED 10,5 inci (2.560 x 1.600 piksel) dan memiliki berat 420 gram. Dimensinya 244,5 x 159,5 x 5,7mm. Samsung merilisnya di Indonesia dalam tiga varian warna, Mountain Gray, Cloud Blue, dan Rose Blush.
Di dalam paket penjualan juga terdapat kabel USB, ejector, adaptor daya USB, S-Pen, pengganti ujung pena S-Pen, penjepit, dan buku panduan singkat. Untuk ujung S-Pen, Samsung menyediakan dua pengganti.
Tablet ini memiliki dua kamera belakang dengan resolusi 13MP dan 5MP. Sementara kamera depannya 8MP.
Samsung melengkapi tablet ini dengan RAM 6GB dan memori internal 128GB. Pengguna bisa menambah ruang penyimpanan melalui microSD dengan kapasitas maksimal 1TB.
Tablet berbasis OS Android 9 Pie ini disokong baterai 7.040 mAh. Sementara baterai S-Pen berdaya 0,35 mAh. Pengguna bisa mengisi daya baterai S-Pen dengan menempelkannya di bagian belakang tablet.
Fitur-fitur lainnya termasuk sensor sidik jari, GPS, dan terdapat empat speaker AKG.

Share:

Menilik Cara Kerja Mouse Komputer Karya Mahasiswa UGM untuk Tunadaksa

 Mouse sebagai salah satu perangkat tambahan untuk mengoperasikan komputer biasanya digerakkan menggunakan tangan. Namun, tiga mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) membuat mouse untuk dipakai di kaki.
Mouse yang bentuknya mirip sandal ini memang didesain khusus untuk difabel tunadaksa yang memiliki keterbatasan pada lengan. Devita Ayuni Kusumaningsih, Muhammad Zhafran Haidar Muttaqin, dan Akhmad Adham Nur Husaen di bawah bimbingan dosen Fakultas Teknik UGM Dawi Karomati Baroroh mengembangkan perangkat yang diberi nama Difabel Care (DC) Mouse.
"Desainnya telah disesuaikan dengan antropomerti kaki manusia Indonesia menggunakan persentil 95," ujar Devita beberapa waktu lalu.

DC Mouse memiliki empat fitur utama yaitu klik kanan, klik kiri, drag, dan scroll. Mouse ini dirancang menggunakan bahan Acrylonitrile Butadiene Styrene (ABS) dan kulit sintetis sehingga nyaman untuk digunakan.
Mereka mendesain DC Mouse dengan bantuan Software Autodesk Inventor dan mencetak prototype menggunakan Mesin 3D Printer. Lalu, dirakit menggunakan komponen elektonika dari sensor optik yang terhubung dengan USB ke komputer.
Berdasarkan uji coba, DC Mouse memiliki akurasi ketepatan pointer mencapai 100 persen, efisiensi 20 persen, dan jumlah klik 5,3 kali per detik. Dalam tiga kali replikasi, rata-rata ketepatan 49 persen, efisiensi 24  persen, jumlah klik 3,7 kali per detik, dan jumlah scroll 400 pixel per detik.
Hasil pengujian membuktikan DC Mouse sudah layak pakai. Meskipun demikian, teknologi ini perlu dikembangkan lebih lanjut sebelum dipasarkan.

Berangkat dari Keprihatinan

Devita menuturkan mereka berinisiatif mengembangkan perangkat ini karena merasa prihatin dengan difabel tunadaksa yang memiliki keterbatasan saat mengakses komputer. Padahal, pada era Revolusi Industri 4.0 seperti sekarang penggunaan komputer menjadi sebuah keharusan.
Sayangnya, media input komputer saat ini belum mampu mengakomodasi kebutuhan fisik mereka," ucapnya.
Ia mencontohkan seorang pelukis kanvas asal Yogyakarta yang tidak memiliki tangan terbiasa beraktivitas menggunakan kaki. Pada era serba digital, ia dituntut berkreasi dengan cepat menggunakan komputer.
"Tapi hal itu terkendala karena bentuk mouse tidak bisa mengakomodasi kebutuhan fisiknya," kata Devita.
Oleh karena itu, ia bersama dengan dua orang temannya mengembangkan DC Mouse yang dapat membantu tuna daksa mengoperasikan komputer. Mereka berharap alat ini bisa meningkatkan produktivitas difabel.

Share:

5 Penyebab Komputer Mati Sendiri dan Hidup Lagi Serta Cara Mengatasinya

 Penyebab komputer mati sendiri dan hidup lagi biasanya disebabkan oleh berbagai macam faktor. Berbagai masalah dapat menyebabkan gangguan terjadi pada komputer, sehingga saat menggunakannya kamu tidak menjadi terganggu.
Apabila kejadian ini tidak hanya berlangsung sekali saja, namun sudah berkali-kali tentunya kamu akan bertanya-tanya ada apa dengan komputermu. Bahkan bila hal ini terjadi saat kamu sedang bekerja, tentunya banyak pekerjaan yang akan tertunda, apalagi bila pekerjaan yang sedang berjalan belum disimpan


5 Penyebab Komputer Mati Sendiri dan Hidup Lagi Serta Cara Mengatasinya

Liputan6.com, Jakarta Penyebab komputer mati sendiri dan hidup lagi biasanya disebabkan oleh berbagai macam faktor. Berbagai masalah dapat menyebabkan gangguan terjadi pada komputer, sehingga saat menggunakannya kamu tidak menjadi terganggu.
Apabila kejadian ini tidak hanya berlangsung sekali saja, namun sudah berkali-kali tentunya kamu akan bertanya-tanya ada apa dengan komputermu. Bahkan bila hal ini terjadi saat kamu sedang bekerja, tentunya banyak pekerjaan yang akan tertunda, apalagi bila pekerjaan yang sedang berjalan belum disimpan.
    Penyebab komputer mati sendiri dan hidup lagi bisa dikaitkan dengan faktor internal maupun eksternal komputer. Bisa karena memang ada permasalahan dari komputer itu sendiri, atau dari faktor eksternal seperti permasalah listrik.
    Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (28/8/2019) tentang penyebab komputer mati sendiri dan hidup lag

    Kepanasan atau Overheat

    Penyebab komputer mati sendiri dan hidup lagi yang pertama disinyalir adalah karena kepanasan atau overheat. Prosesor biasanya dirancang untuk mematikan diri sendiri jika mengalami overheat atau kepanasan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan yang lebih parah pada hardware. Sedangkan overheat sendiri bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti debu yang menumpuk, kipas prosesor rusak, Thermal Paste rusak, atau beban komputer terlalu berat.

    Beban kerja komputer terlalu berat
    Membiarkan komputer bekerja terlalu berat, atau membuka berbagai program yang berat tanpa berisitirahat dapat membuat komputer kepanasan dan menjadi salah satu penyebab komputer mati sendiri dan hidup lagi. Jika komputer kamu mengalami hal demikian, maka kamu sebaiknya membiarkan komputer untuk beristirahat terlebih dahulu setidaknya 1 sampai 2 jam hingga seluruh komponen komputer kembali dingin. Setelah yakin semua komponen sudah dingin, kamu bisa menggunakannya kembali.

    Debu yang menumpuk
    Komputer yang tidak pernah dibersihkan hingga debu menumpuk juga dapat menyebabkan overheat yang nantinya berujung pada penyebab komputer mati sendiri dan hidup lagi. Debu yang menumpuk pada komponen di bagian dalam komputer, seperti pada kipas, motherboard, serta komponen lain, akan mengakibatkan aliran udara pendingin komputer menjadi terhambat. Hal ini mengakibatkan pergantian udara panas dan dingin menjadi sulit terjadi.
    Oleh karena itu, kamu harus segera membersihkan debu yang menumpuk di komputer tersebut. Debu biasanya paling banyak menumpuk pada kipas/ fan processor dan saluran udara keluar. Hati-hati saat melepaskan dan memasangkan casing serta komponen. Kamu harus mengingat posisinya, dan melakukan pemasangan kembali dengan tepat dan kuat (tidak kendor). Kamu juga bisa sekalian memeriksa apakah kipas masih bekerja dengan baik atau tidak.

    Listrik yang Tidak Stabil

    Penyebab komputer mati sendiri dan hidup lagi selanjutnya adalah listrik yang tidak stabil. Listrik yang tidak stabil juga bisa menyebabkan PC/ Laptop menjadi mati sendiri. Hal ini disebabkan karena daya yang diterima komputer menjadi tidak stabil juga.
    Saat daya yang diterima komputer kurang, beberapa komponen tidak akan bisa berjalan dengan baik karena kekurangan daya, dan membuat komputer menjadi mati. Jika berlangsung terus menerus dalam jangka waktu lama, daya yang tidak stabil ini bisa menyebabakan kerusakan pada komponen. Oleh karana itu, kamu perlu menggunakan stabilizer untuk mengatasi masalah ini.

    Komponen Komputer Bermasalah

    Selain itu, penyebab komputer mati sendiri dan hidup lagi berikutnya adalah karena adanya komponen komputer yang bermasalah. Permasalahan pada power supply, VGA, harddisk, RAM, motherboard, hingga processor dapat membuat komputer yang kamu gunakan mati sendiri. Hal ini biasanya disebabkan karena masalah korsleting atau penggunaan yang terlalu memberatkan.
    Pada prosesor, biasanya juga ada masalah pada thermal paste yang kering. Thermal paste memiliki peran yang sangat penting untuk menjaga udara di dalam prosesor tetap dingin dan tidak overheat. Oleh karena itu, kamu harus benar benar memerhatikan penggunaan berbagai komponen dan selalu mengeceknya dengan seksama. Kamu juga bisa memeriksakan komputermu pada ahlinya agar lebih terjaga performanya

    Virus

    Virus juga menjadi salah satu penyebab komputer mati sendiri dan hidup lagi. Hal ini disebabkan karena virus yang menyerang komputer dapat menyebabkan kerusakan pada sistem komputer, sehingga komputer tidak berjalan dengan baik. Hal ini kadang juga bisa membuat prosesor overheat dan mati sendiri.
    Bahkan virus juga dapat menyedot penggunaan daya komputer. Karena itulah, kamu wajib untuk melakukan pemindaian secara menyeluruh pada komputer. Bila masih belum bekerja, kamu bisa menginstal ulang sistem operasi komputer.

    Program Mengalami Crash

    Selain itu, penyebab komputer mati sendiri dan hidup lagi selanjtunya adalah ada program yang mengalami crash. Biasanya hal ini dapat disebabkan oleh pemasangan driver yang tidak sesuai dengan hardware serta OS yang dipakai. Cara mengatasi masalah ini adalah dengan uninstal program tersebut. Kamu bisa menginstal kembali program tersebut bila sudah menggunakan driver yang sesuai dengan OS dan hardware yang dipakai.



    Share:

    Recent Posts